Saturday, July 31, 2010

Siapa Pria Yang Cenderung Selingkuh?


Sebuah penelitian menarik menunjukkan kecenderungan tentang siapa diantara para lelaki  yang cenderung berselingkuh. Situs Viva News Yahoo.com,  edisi Jumat, 30 Juli 2010, menurunkan berita tentang Pria seperti apa yang cenderung berselingkuh.Berikut saya kutipkan kembali untuk Indonesiana. 

·     Berbagai argumen diajukan saat seseorang ketahuan berselingkuh. Tergoda dengan kecantikan wanita lain, karena frekuensi pertemuan yang sering atau merasa tidak bahagia bersama pasangan sering dilontarkan para pria yang berselingkuh.

Seperti dilansir dari laman Yourtango, seorang ilmuwan revolusioner di London School Dr Satoshi Kanazawa berpendapat, kaum pria secara tradisional terbentuk dengan pemikiran 'poligami'.
Namun, dalam perjalanan evolusi dan pemikiran mereka, pria yang lebih cerdas akan beradaptasi dan menghargai istri mereka. Tetapi, pria dengan kecerdasan yang tidak berevolusi sempurna memiliki keinginan berselingkuh lebih besar.
Ada dua hal ironis dalam temuan Dr Kanazawa. Pertama, orang yang terlalu relijius seringkali mudah tergoda dibandingkan orang yang tidak terlalu mendalami agama. Kedua, ergo atau orang yang berpikiran lebih relijius lebih cenderung untuk berselingkuh. 


Hm...hm...bagaimana pendapat Anda? 

Saturday, July 17, 2010

Indonesian Idol, Hiburan Lepas Senja

''Vote for some one whom: Out of the Box, Having Character, Brought New Taste!'' itulah kira-kira rangkuman pendapat saya tentang Indonesian Idol, sebuah acara TV yang kami sukai di rumah. Dan juga di sejumlah rumah tangga Indonesia, mungkin jutaan pemirsa memilih saluran yang sama pada jam siar setiap Jumat malam.

Blantika Musik Indonesia, belakangan ini mulai menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Perputaran uang dengan poros bisnis musik, beredar dalam jumlah yang spektakuler. Dan karena itu, kini musik sudah menjadi industri tersendiri selain sektor manufaktur!

Citra asal Yogya,  tampil menawan
dengan warna suara Jazzy 
Salah satu wahana pencarian bakat (Talent Scouting) adalah Indonesian Idol, selain juga Dream Band atau pergelaran-pergelaran lainnya untuk mencari bibit wajah-wajah baru calon penyanyi dan pemain band. Dan Indonesian Idol mencari kriteria yang memiliki ciri: bisa keluar dari pakem (out of the box), memiliki karakter suara yang khas, dan tentu saja berpenampilan menarik! Setidaknya, enak dilihat! Kriteria semacam itulah yang harus dimiliki seorang penyanyi Idola baru. Memang banyak yang mendekati semua syarat itu. Tetapi ada seorang perempuan mungil yang mencuri perhatian: dialah Citra!

Penampilan gadis mungil asal Yogya ini membuat terpesona para penggemar Jazz melalui acara Indonesian Idol, yang disiarkan secara langsung oleh sebuah saluran TV swasta Nasional di Jakarta. Citra berwajah Indie dan melayu banget. Warna suaranya khas, jazzy,  dengan gaya nya yang renyah dan manja!

Sunday, July 04, 2010

"AGAMA SAYA: FOOT BALL..!"

gegap gempita
di lapangan hijau
'SEPAK BOLA, MENYIHIR WARGA DUNIA


Sejak memasuki babak penyisihan 16 besar hingga 8 besar lalu babak perempat final dan semi final, pesta sepak bola yang digelar federasi asosiasi sepak bola tingkat internasional  (FIFA) dalam kurun empat tahun sekali ini, benar-benar telah menyihir hampir seperempat warga dunia. 


Kejuaraan dunia Sepak Bola terbukti mampu menyedot perhatian publik, peminat, penggemar dan pencinta sepak bola di seantero jagad ini. Bagi mereka yang tidak sempat (atau tidak bisa) berkunjung ke Johannesburg, Afrika Selatan, masih bisa menikmati permainan ini di depan layar kaca televisi. Suatu rekor fantastik bagi sebuah agenda bersama yang melibatkan perhatian massa (penonton dan pemirsa) dalam jumlah yang luar biasa besar. 

Wednesday, June 23, 2010

JAKARTA: Banjir Sepeda Motor 'Made in Japan'

WUAAAAH..gila! Ribuan Pasukan Semut itu!

Setiap pagi mereka tumpah ruah, merangsek lalu menyelimuti seluruh jalanan, mulai dari arteri hingga ke protokol. Bak pasukan semut dengan suara meraung-raung diiringi kepulan asap knalpot, meracuni udara segar pagi hari.
Para pengendara sepeda motor ini, mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 08.30 pagi setiap hari kerja, bermunculan semakin siang semakin banyak, suatu jumlah yang luar biasa dibandingkan 5 tahun silam. Mereka mendominir 2/3 badan jalan.  Para pengguna jalan lain, harus menambah ekstra kesabaran.

Lewat jam 09.00, sepi sejenak. Dan lihat lagi, mulai pukul 16.00 hingga jam 20.00 malam, kembali ramai. Mereka umumnya para pekerja kantoran yang menetap di kawasan penyangga pinggiran kota (hinterland) untuk berangkat kerja di jantung Ibukota republik ini: JAKARTA.

Saya tidak punya data aktual statistik jumlah penduduk pinggiran kota, mulai dari DEPOK, BOGOR, TANGERANG dan BEKASI, yang tumpah ruah hilir mudik memadati kota JAKARTA. Fenomena menarik adalah kehadiran jumlah pengendara Sepeda Motor 'Made in Japan'
Rutinitas kemacetan di Jakarta

Mengapa pertumbuhannya begitu pesat ibarat wabah  flu? Gampang menyebar kemana-mana! Rasanya sekarang ini, hampir sulit menemukan sebuah rumah, bahkan di rumah-rumah gubuk  di gang sempit sekalipun yang  tanpa sepeda motor! Entah dibeli, pinjaman atau hadiah, atau dengan cara apa saja yang bisa mereka miliki. Yang jelas, kini semakin mudah mempunyai sepeda motor!

Saturday, June 12, 2010

Sepenggal Kutipan MARIO TEGUH

MARIO TEGUH adalah motivator dan inspirasirator terlaris dewasa ini di Jakarta. Bahkan sebuah stasiun televisi, menampilkan Talk Show Pak Mario ini secara rutin.
          
Meski beberapa gagasannya, terkesan bersumber dari akal sehat dan filsafat (belum menjamah secara radikal terhadap psikologi dalam dan inti pembentukan karakter manusia) tetapi Pak Mario dengan sangat cemerlang mampu memukau audiens dari berbagai kalangan. Termasuk para eksekutif muda. Sekedar mengenang kekaguman  terhadap Pak Mario, berikut beberapa kutipan dari gagasan-gagasannya yang cemerlang. Selamat menikmati.

  • Jika kita sedang benar, jangan terlalu berani dan bila kita sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan kita.

  • Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil.

  • Kita hanya dekat dengan mereka yang kita sukai. Dan seringkali kita menghindari orang yang tidak kita sukai, padahal dari dialah kita akan mengenal sudut kita yang baru.

  • Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

  • Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan.

  • Jangan menolak perubahan hanya karena kita takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya kita merendahkan nilai yang bisa kita capai melalui perubahan itu.

  • Kita tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila kita berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama kita. Kita akan disebut baru, hanya bila cara-cara kita baru.

  • Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap kita tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap kita salah.

  • Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda.
  • Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kita akan punya kesempatan untuk bersikap berani.

  • Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Kita akan menjadi lebih damai bila yang kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.

  • Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian kita dapat.

  • Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
  •  
  • Bila kita belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat kita, bakatilah (isi lah dengan bakat) apapun pekerjaan kita sekarang. Kita akan tampil secemerlang yang berbakat.

  • Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai.

  • Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan. 
  • Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin, kita akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin kita capai.
  •  
  • Salah satu pengerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

  • Bila kita mencari uang, kita akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tetapi jika kita mengutamakan pelayanan yang baik, maka kitalah yang akan dicari uang.

  • Waktu , mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri.

  • Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan di saat muda.

  • Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.




Tuesday, June 01, 2010

PHINISI NUSANTARA


Nenek Moyangku (Memang) Orang Pelaut!
the beauty phinisi nusantara
PHINISI Nusantara adalah kapal tradisional khas Indonesia. Kapal kayu ini dibuat oleh para pengrajin di Bulukumba, Makassar, Sulawesi Selatan. Pada 1986, Phinisi mencatat sejarah pelayaran yang spektakuler dan menakjubkan, ketika kapal ini berlayar menjelajah samudera. 


Setelah berhasil melalui masa uji coba pelayaran dari Sulawesi Selatan ke Jakarta, kemudian Phinisi Nusantara bertolak dari Pelabuhan Ikan Muara baru, Jakarta ke pantai barat Amerika. Setelah berlayar selama 67 hari, menempuh jarak sekitar 11.000 mil laut, akhirnya tiba dengan selamat di Canada, untuk turut memeriahkan Vancouver Expo 1986, yang mengundang decak kekaguman dari para pengunjung..... 

Sunday, May 30, 2010

Living as Courier: Bekerja Sambil Beramal

Adakah pekerjaan yang lebih menarik selain sesuatu yang mendatangkan kebahagiaan bagi orang lain?
misi kurir

Kehadirannya, terkadang ditunggu-tunggu! Tetapi bisa juga, dipandang sinis ketika ia datang mengetuk pintu rumah, menekan tombol bel di rumah Anda, bahkan meminta anda menandatangani bukti bahwa Anda telah menerima sesuatu. Apakah berupa paket yang memang Anda tunggu, dokumen penting, atau bahkan lembaran tagihan yang tidak Anda harapkan kedatangannya karena mengganggu dompet Anda.

Terlepas dari apapun isinya, si pembawa pesan hanyalah petugas yang menjalankan suatu perintah untuk menyampaikannnya kepada seseorang dengan alamat yang tertera jelas. Dan untuk itu, ia mendapatkan bayaran. Ia menjadi seseorang yang memiliki profesi mulia: pengemban AMANAT.

tak ada perang
tanpa kesepakatan
perang via kurir
Sudah sejak dahulu kala, kurir adalah orang yang dihormati. Pernahkah Anda menyaksikan bagaimana sebuah lapangan atau arena dimana dua kelompok manusia yang siap berperang dengan senjata terhunus di kedua pihak, bisa kemudian berdamai dengan mengutus seseorang untuk menyampaikan sesuatu ? atau justru sebaliknya? Terjadi peperangan dahsyat setelah kedua pihak tidak mencapai titik temu yang bisa di negosiasikan? Dan si pembawa pesan atau messengger, menurut etik hukum perang: TIDAK BOLEH DILUKAI. APALAGI DIBUNUH. Jika hal tersebut dilakukan oleh sesuatu kelompok, maka kelompok dari pihak lain akan menilai tindakan itu sebagai pertanda PERMUSUHAN atau menantang untuk PERANG.

Monday, March 15, 2010

Mengapa Indonesia Waters?

Indonesia adalah Sundaland, Peradaban Tinggi yang Hilang!

Pernahkah Anda berada di suatu tempat, di mana jika Anda melihat ke depan, ke belakang, ke kiri dan ke kanan, bahkan ke  sekeliling Anda, yang terlihat adalah air dan hanya air? Sepanjang mata memandang hingga jauh ke batas ufuk sana...hanya permukaan air yang (tampak) berbatasan dengan kaki langit? Ya,  itulah laut dan samudera. 

Dari titik mana pun Anda berada sekarang, kemudian Anda bergerak ke sembarang arah,  maka pada akhirnya Anda hanya akan tiba di laut. Lautan inilah yang justru jauh lebih luas, lebih besar daripada tanah tempat kita berpijak sekarang. Dan wilayah yang maha luas itu, masih menyimpan misteri untuk disingkap dan dieksplorasi secara optimal bagi kesejahteraan kita.

Monday, August 17, 2009

Secarik Kertas Yang Mengubah Wajah Indonesia

Proklamasi = Pernyataan Kemerdekaan

Naskah otentik Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ini, sebelum dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, pada tanggal 17 Agustus 1945, ternyata telah melalui proses editing.


Editing yang paling berat antara lain tampak dalam pemilihan kata 'pemindahan kekuasaan' yang mengalami coretan sampai dua kali, hingga  menghasilkan kalimat-kalimat yang singkat, namun serasi dengan makna yang jelas yang dikandungnya. 


Setelah dibacakan dan berkumandang melalui Radio Republik Indonesia (RRI), untuk dipancarluaskan ke seluruh wilayah Indonesia, bahkan sampai terdengar di beberapa negara tetangga. 


Namun perjuangan tidak cukup di situ, karena bangsa Indonesia masih harus menghadapi penentangan yang keras dari pihak penjajah Belanda. Atas nama 'Aksi Polisional' Pemerintah Belanda telah menyulut pertempuran sengit di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya serta di berbagai daerah lainnya di seluruh Indonesia. 


Setelah melalui serangkaian pertempuran fisik dan perjuangan diplomasi, Pemerintah Belanda pada 27 Desember 1949, baru mengakui kemerdekaan Republik Indonesia melalui suatu perdebatan diplomasi pada konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun 1949. Namun, pada bulan Agustus 2005, Pemerintah Belanda secara resmi mengumumkan pengakuan bahwa secara defacto Indonesia Merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.  


Terimakasih kepada seluruh pejuang yang mendukung percepatan lahirnya kemerdekaan bangsa Indonesia. Kemerdekaan Indonesia berhasil direbut dengan darah dan air mata, bukan pemberian atau hadiah (seperti yang dijanjikan) dari pihak penjajah, baik di masa penjajahan Belanda maupun Jepang.

Terimakasih kepada Ir. Soekarno dan DR. Moh. Hatta, yang telah mencurahkan waktu, tenaga dan pikirannya sehingga teks di bawah ini bisa dilahirkan. 






Proklamasi

Kami Bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselesaikan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Djakarta, 17-8-'45
Wakil-wakil Bangsa Indonesia,
Soekarno - Hatta


Thursday, July 02, 2009

M-O-T-I-V-A-C-T-I-O-N

Motivaction = Motivation + Action

Apa itu Motivaction? Ia adalah gabungan dari dua kata atau istilah: MOTIVASI dan ACTION. 

Motivasi berawal dari suatu hasrat. Motivasi hadir ketika Anda membuka diri kepada impian cita-cita Anda. Motivasi tumbuh manakala Anda benar-benar percaya: alangkah sangat mungkin mengubah hidup Anda menjadi lebih baik. Ini semua tergantung kepada hasrat yang kuat, kepada apa yang sangat Anda kehendaki. Ketika Anda menginginkan sesuatu, Anda termotivasi untuk mendapatkannya.

Motivasi adalah suatu dorongan di dalam diri, sebuah ide yang tertangkap dalam imajinasi. Motivasi dapat memperkuat intensitas yang mendorong ke arah suatu tujuan. Pria dan wanita yang termotivasi mendorong dirinya maju, memaksa dirinya tidak menoleh ke belakang, menghadapkan pandangannya kepada impian-impian mereka.

Sunday, June 21, 2009

Ingin Sukses? Berani Menempuh Risiko!

Pada tahap atau derajat tertentu, kebanyakan diantara kita merasa takut membuat perubahan besar, meskipun perubahan tersebut bisa membuat keadaan/kondisi sosial dan keuangan yang lebih baik. Perubahan apapun, memang senantiasa melibatkan risiko. Namun, banyak diantara kita yang telah terlanjur mendapat pelajaran bahwa RISIKO itu sesuatu yang buruk.

Banyak orang bersikap negatif tentang risiko. Dengan kata lain, mereka menyadari bahwa dalam upaya menuju perubahan yang lebih baik dibutuhkan pengambilan risiko. Tetapi pada sisi lain, mereka takut akan perubahan. 
Mereka tahu, bahwa tidak sedikit orang yang telah mengambil risiko besar dalam menempuh jalan yang sukses, tetapi mereka tidak dapat membayangkan hal tersebut terjadi pada diri mereka sendiri. 


Jadi, mereka 'menyerahkan' dirinya sendiri pada pekerjaan yang tetap tidak memuaskan. Tetap tenggelam pada kebiasaan-kebiasaan yang tidak produktif, dan hubungan-hubungan pribadi yang tidak bahagia. Takut terhadap risiko seringkali menghalangi setiap peluang untuk meraih kesenangan bekerja. Kebanyakan orang yang takut risiko berada dalam dua kategori: The Icarus Complex  dan The Ostrich Syndrome.  

Saturday, June 20, 2009

Rahasia Khusyu Dalam Shalat

Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, khusyuk solatnya. Namun dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk. Karena itu, ia selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.

Suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam. kemudian berlangsunglah dialog seperti berikut:
Isam  : "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?"
Hatim: "Apabila masuk waktu solat aku berwudhu' zahir dan batin."

Isam :  "Bagaimana wudhu' zahir dan batin itu?"
Hatim: "Wudhu' zahir sebagaimana biasa, iaitu membasuh semua anggota wudhu' dengan air. 

Monday, June 15, 2009

Appreciative Inquiry, Metode Alternatif Untuk Kegagalan Pembangunan


-->

I (right) sail over seven seas...!
SERING terjadi berulangkali. Suatu proyek social development yang digagas Pemerintah Daerah harus berakhir dengan sia-sia. Padahal, sudah dirancang dengan bagus serta menelan biaya cukup besar. Dan hasilnya? Tidak sesuai harapan. Paling banter masuk kategori: ‘biasa-biasa saja’ dan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan yang diinginkan. 


Pendekatan yang sedang trend dewasa ini -- dikenal dengan Asset Based Community Development-- menawarkan metode Appreciative Inquiry dalam intervensi pembangunan, dengan hasil yang jauh lebih menjanjikan ketimbang cara lama. Inilah metode alternatif terbaik untuk kegagalan pembangunan selama ini. 

Pada setiap tahun anggaran, bisa kita saksikan bagaimana undangan pekerjaan (proyek) terpampang memenuhi halaman koran-koran. Tender digelar dengan judul yang sama dengan kegiatan tahun-tahun sebelumnya (boleh jadi dengan penekanan dan fokus yang berbeda). 

Maka, terjadi kesibukan sesaat. Berbagai ‘manuver’ hubungan relasional berlangsung sangat intensif diantara pihak-pihak yang berkepentingan. Dan agenda paling hot adalah perbincangan soal share dan fee, yang dibahas terang-terangan, nyaris tanpa rasa malu (bermain-main dengan uang rakyat yang dipungut dari pajak). Begitu seterusnya, dari tahun ke tahun kesibukan yang sama berulang.....

Saturday, May 23, 2009

Java Doll Menantang Maut, Antara Keelung - Tanjung Priok



Tiga petualang pemberani, berhasil menembus samudera hanya dengan Java Doll perahu jenis Ketch (13x2 M), dari Keelung (Taiwan) ke Tg. Priok (Jakarta) sejauh 2300 mil laut. Seperti tiga ekor semut yang bertahan pada selembar daun kering di tengah lautan luas. Namun ternyata, mereka berhasil tiba dengan selamat, setelah menghadapi berbagai kendala, tantangan dan badai, di Laut Cina  Selatan yang nyaris menghancurkan kapal mereka dan menguburnya di laut. Inilah kisah petualangan heroik mereka.     

Peristiwa ini terjadi pada 1974. Jika kita buka lembaran sejarah politik nasional, maka akan terbentang sebuah drama politik yang menampilkan babak baru tentang rekaman ‘keberanian’ para mahasiswa Indonesia menentang sebuah rezim yang paling represif. Tatkala Orde Baru di bawah pimpinan Jenderal Soeharto tengah berada di tampuk kekuasaan dengan sangat kuatnya.

Suhu politik di jantung Ibukota memanas, menyusul aksi demonstrasi para mahasiswa menentang kedatangan Perdana Menteri Jepang Kakue Tanaka ke Jakarta. Tanaka dinilai sebagai simbol neo-kolonialisme dan imperialisme (nekolim) baru, dengan munculnya dominasi produk-produk Jepang yang membanjiri pasar Indonesia, sehingga melumpuhkan perekonomian nasional. 

Namun aksi mahasiswa yang berbuntut kerusuhan itu, tidak berlangsung lama setelah Panglima Komando Operasi Pemulihan dan Keamanan (Pangkopkamtib) Jenderal Soemitro berhasil ‘melumpuhkan’ gerakan mahasiwa dan menangkapi para pengunjuk rasa termasuk tokoh mahasiswa Hariman Siregar (mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia). 

Keberanian serupa dengan gaya yang berbeda, terjadi di sekitar kepulauan Seribu, yang terpaut jarak beberapa kilometer saja dari Jakarta Utara. Seorang pelaut berpangkat Letnan Satu bersama dua rekannya, menunjukkan keberanian dengan gaya dan cara serta dalam ruang lingkup yang berbeda. 

Mereka bertekad melayarkan sebuah perahu layar dari pelabuhan Keelung, di bagian paling utara selat Formosa (Taiwan) menuju ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menempuh jarak 2.300 mil laut, hanya dengan perahu layar kecil jenis ketch. Mirip tiga ekor semut di atas selembar daun kering terhanyut di sebuah kolam raksasa berarus deras!

Petualangan heroik yang mengancam jiwa ini, dikisahkan oleh pelaku utamanya untuk pembaca Indonesia Waters. Selamat mengikuti!

Thursday, May 21, 2009

Dicari: Presiden Air Minum Indonesia

Kisah Pelayaran Legendaris Phinisi Nusantara (2)

Mission Impossible!
Saya mengikuti proyek Phinisi Nusantara sejak awal. Pada akhirnya, panitia membutuhkan seorang nakhoda di atas kapal itu. Kemudian saya mengontak Laksamana Urip Santoso, ketua Harian Ekspedisi Phinisi Nusantara. Kepadanya saya katakan, bila diperlukan seorang nakhoda untuk pelayaran ini, saya siap membantu proyek ini.

Capt. Gita Arjakusuma
Cerita itu, akhirnya sampai kepada Laksamana Sudomo. Setelah mendengar nama saya, beliau teringat pada proyek pelayaran Java Doll, pada tahun 1972. Laksamana Sudomo ketika itu diminta bantuan oleh Kol. Jerry Mitchell, Atase Angkatan Laut Amerika, meminta untuk membawa perahu kecil dari KeeLung, Taiwan, ke Jakarta, yang kemudian saya bersama John Gunawan dan Serma Abrar Buhari menyanggupi permintaan itu. Pelayaran Java Doll berakhir dengan sukses. Jadi, begitu mendengar saya mengajukan diri, dengan serta merta Pak Domo menyetujui dan mengirimkan surat ke pihak pimpinan Andhika Lines untuk meminjam saya, sebagai nakhoda dalam proyek Phinisi Nusantara.

Memang kami dengar bahwa sebetulnya, Kepala Staf Angkatan Laut pada waktu itu, menghendaki nakhoda yang membawa kapal itu adalah dari kalangan perwira Angkatan Laut. Namun ternyata, setelah beberapa perwira Angkatan Laut diuji coba kemampuannya, Pak Domo tetap memilih saya.

Setelah mendapat izin dari perusahaan, saya secara resmi terlibat sepenuhnya dalam proyek Phinisi Nusantara. Dan proses pembuatan kapal itu, saya ikuti dari awal.

Kalau melihat kapal yang saat itu sudah 90 persen selesai dikerjakan, siapa yang tidak
bersama kru lengkap ekspedisi Phinisi Nusantara
akan gentar melihat kondisi kapal itu? Sekali pandang saja, orang bisa mengatakan bahwa kapal itu memang tidak layak laut. Kapal dibuat dengan sangat sederhana. Dibuat secara tradisional, tanpa gambar oleh pengrajin-pengrajin di Tanah Beru.

Namun, dengan tekad yang kuat—apa pun yang akan terjadi—saya bersumpah akan melayarkan kapal ini. Saya pun pergi ke galangan kapal IKI di Ujung Pandang (sekarang Makassar) dan mulai menyusun para calon ABK lainnya.

Terpikir dalam benak saya, demi keberhasilan pelayaran ini, harus dibentuk tim yang kompak, yang mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Jadi, tentunya kapal ini, tidak harus diawaki semuanya oleh pelaut-pelaut Bugis. Karena pelayaran mengarungi lautan sejauh lebih dari 10.000 mil ke benua Amerika, kapal ini dilengkapi dengan peralatan tambahan yang sangat kompleks.

Phinisi Nusantara dilengkapi peralatan yang canggih seperti: peralatan pemantau cuaca Radio Weather Facsimile, Radar JRC/JMA-300 radius 24 NM, Gyro Compass/Tokyo Keiki, Satellite Navigator JRC, peralatan komunikasi Inmarsat (International Maritime Satellite) JRC JUW, Radio SSB (Single Side Band) Inti, Radio VHF (Very High Frequency) dan Radio FM Transceiver JHV 212.

Monday, May 18, 2009

Kisah Pelayaran Legendaris Phinisi Nusantara (1)


Capt. Gita Arjakusuma adalah pelaut Indonesia yang berhasil melayarkan kapal tradisional Phinisi Nusantara dari Indonesia ke pantai barat Amerika sejauh 11.000 mil selama 67 hari. Tekadnya menghadapi gelombang dan menerjang badai, sungguh luar biasa. Hingga ia berhasil mendaratkan Phinisi dengan selamat dan turut mengharumkan nama dan bangsa Indonesia di pameran internasional Vancouver Expo 1986.

Utusan Kematian



Kisah Persahabatan Nabi Yakub dengan Malaikat Pencabut Nyawa


Dalam suatu hikayat, diceritakan tentang persahabatan nabi Yakub dengan seorang Malaikat yang ditugaskan Tuhan untuk mencabut nyawa manusia. Kedua mahluk Tuhan ini dikenal bersahabat. Mereka konon, seringkali tampak bercakap-cakap.

Suatu hari datanglah berkunjung Sang Malaikat ke rumah Yakub, yang segera menyambutnya dengan sukacita.

Namun di dalam hati Yakub, ada ganjalan pertanyaan, yang ia coba utarakan kepada sahabatnya itu.

‘’Apakah kedatangan mu ini untuk mencabut nyawaku atau sekedar berkunjung?’’ tanya Yakub.
‘’Sekedar berkunjung,’’ ujarnya.

Seperti biasa, pembicaraan selanjutnya adalah laksana percakapan dua orang sahabat. Dan sang malaikat pun pamit untuk pulang.

Beberapa waktu kemudian, ia kembali berkunjung ke rumah sahabatnya itu, yang disambut Yakub dengan pertanyaan awal seperti biasa.‘’Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku atau…?’’
‘’Sekedar berkunjung,’’ ujarnya.

Maka dengan rasa lega Yakub segera membalas: ‘’Baiklah, sahabatku. Apakah engkau sudi memberi tahuku terlebih dulu, jika suatu saat Tuhan meminta engkau mencabut nyawaku?’’ Yakub berharap.

‘’Ya, aku tidak keberatan. Pada saatnya nanti, akan datang dua atau tiga utusan untuk memberitahumu,’’ujarnya. Tidak berapa lama, ia pun pamit.

jalan hidup terkadang berkabut
Hari demi hari, berlalu. Bulan demi bulan, tahun berganti tahun. Entah sudah berapa puluh tahun sejak mereka berjumpa yang terakhir kalinya. Maka pada suatu hari datanglah kembali Sang Malaikat mengetuk pintu rumah Yakub.

Seperti biasa, Yakub mengajukan pertanyaan awal:
‘’Apakah kedatangan mu untuk mencabut nyawaku atau sekedar berkunjung?’’
‘’Mencabut nyawa mu,’’ balas malaikat dengan tenang.

Yakub terperangah. ‘’Bukankah engkau mengatakan akan mengirimkan dua atau tiga utusan sebelum mencabut nyawaku?’’

‘’Engkau benar. Dan sudah datang kepadamu tiga utusan.’’

‘’Oh, begitu. Siapakah dia….???’’

‘’Pertama, rambutmu yang dulu hitam sekarang sudah memutih (uban).
Kedua, dadamu yang dulu tegap sekarang sudah bungkuk.
Dan ketiga, badan mu yang dulu sehat kuat, sekarang lemah tak berdaya,’’ kata nya.

Ah, Yakub terkesima. Rupanya itulah yang dimaksud Malaikat dengan tiga utusan yang datang kepadanya.
Maka, ia pun segera mempersiapkan dirinya menghadap yang Maha Kuasa dengan tenang, wajahnya tersenyum memancarkan kedamaian.

*****

Sahibul Hikayat


Sahibul Hikayat Tentang Ikhlas

SALAH satu kunci menjadi insan yang bertaqwa yakni melakukan segala sesuatu dengan ikhlas lillahita’ala, semata karena Allah. Beribadah hanya dan hanya karena Allah, supaya keridhaan NYA datang menghampiri Anda.

Kisah berikut ini memang tidak jelas sumbernya, tetapi pernah saya dengar ketika saya berkumpul dengan para alim ulama. Intinya, menunjukkkan bahwa pertolongan dan kemurahan Allah akan datang kepada siapa saja, yang melakukan segala amal perbuatannnya dengan ikhlas alias tanpa pamrih.


Terperangkap di Dalam Gua

Pada suatu ketika di sebuah tempat antah berantah, tersebutlah tiga orang musafir, yang sedang mengembara. Ketika mereka tengah beristirahat di sebuah lembah, mereka terkejut bukan kepalang … karena tiba-tiba  bukit terjal yang berada persis di depan mereka, mulai menunjukkan gejala aneh dan tanda-tanda bahaya akan longsor! Tidak berapa lama, ribuan bahkan jutaan meter kubik ton tanah berikut bebatuan dan pepohonan yang berada diatasnya merangsek jatuh dan menghunjam bumi! Gedebaaaamm...!

Terkejut bukan kepalang. Ketiga musafir itu, dengan kepanikan luar biasa berusaha menyelamatkan diri masing-masing…dan berhasil memasuki sebuah gua.

Tetapi, sebuah batu besar yang jatuh dari atas sebuah tebing yang longsor itu, tiba-tiba meluncur dan menimpa tempat mereka berlindung hingga persis menutup rapat mulut gua. Merekapun terperangkap di dalamnya dalam kegelapan.

Serta merta ketiga musafir itu berupaya mendorong batu yang menutup gua itu. Tetapi sedikit pun tidak bergeming. Mereka terus berupaya sekuat tenaga mendorong batu itu, tetapi sia-sia. Batu itu jauh lebih besar dari tenaga yang mereka miliki digabungkan.

Akhirnya, setelah seharian penuh mereka berupaya dan kehabisan tenaga, mulai lah mereka putus asa. Lalu apa lagi yang bisa menolong keluar dari gua itu? Akankah mereka mati kelaparan di kegelapan sebuah gua?

Perlunya Pertolongan Tuhan

Setelah seharian berusaha dan tak membuahkan hasil. Kini, sampailah mereka pada kesadaran untuk meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Maka masing-masing mulai memanjatkan doa, dengan mengatakan perbuatan ikhlas apa yang telah mereka lakukan semata karena Allah….!

Orang pertama mengatakan, ya Allah, aku mempunyai dua orang lanjut usia yang sudah tua renta tak berdaya. Mereka tinggal bersamaku di rumah. Aku merawat mereka dengan sebaik-baiknya. Apa saja makanan yang kami punyai didahulukan untuk mereka ketimbang anak-anak dan istriku. Suatu hari kami memerah susu, dan hanya dapat untuk dua cangkir gelas. Aku melarang anak-anak dan istriku mendahului meminumnya sebelum kedua orang tuaku. Meskipun mereka sangat menginginkannya. Menjelang subuh, kedua orang tua itu bangun, dan meminum susu segar yang kami sediakan. Ya Allah, seandainya perbuatanku sebagai bakti kepada orangtua itu kulakukan dengan ikhlas, mohon tolonglah kami, tunjukkan kekuasaanMu atas jiwa kami, ya.. Allah.

Tidak berapa lama, tiba-tiba terjadi sesuatu yang menakjubkan. Benar saja. Mulut gua begeser perlahan, sedikit demi sedikit pintu gua terkuak, tetapi lama kemudian berhenti, tidak bergeser lagi. Hingga akhirnya batu besar itu benar-benar tidak bergeser lagi. Meski cahaya bisa memasuki celah itu, tetapi bukaan gua belum cukup untuk menyisipkan badan. Mereka tetap belum bisa keluar.

Giliran orang kedua berdoa. Ya, Allah. Aku mencintai seorang gadis muda anak pamanku. Tetapi ia menolak cintaku. Suatu hari ia datang kepadaku untuk meminjam sejumlah uang. Aku penuhi permintaan itu dengan syarat ia menyerahkan tubuhnya. Dan ia pun setuju. Namun begitu kami bertelanjang bulat, ketika aku hendak melobangi cincin permatanya, ia menolak dan menyentak badanku. Ia mengatakan bahwa aku tidak berhak, karena aku bukan dan belum menjadi suaminya. Aku bisa saja memaksakan kehendakku, tapi itu tidak kulakukan. Aku mencoba menahan diri. Beberapa saat kemudian aku tersadar. Dan birahiku yang menggelegak, perlahan menyusut. Aku beranjak pergi. Dan meninggalkan uang permintaan dia sebagai amal sodaqoh. Itu kulakukan karena aku takut kepada Mu ya Allah.

Sejurus kemudian, batu itu pun berser sedikit. Sedikit sekali, hampir tak ada perubahan. Dan lobang di mulut gua belum bisa untuk menyisipkan badan.

Giliran orang ketiga memanjatkan doanya. Aku ini ya allah, pernah dipercaya memegang keuangan sebuah kongsi usaha. Ada seorang pegawai yang bertugas di luar kantor yang selama berbulan-bulan hingga beberapa tahun tidak pernah datang mengambil gajinya. Maka uang itu, aku pakai untuk usaha lain. aku belikan beberapa ekor kambing, dan kini setelah aku pensiun kambing-kambing itu sudah beranak pinak. Tanpa disangka suatu hari orang itu datang kepadaku dan meminta haknya dikembalikan. Dan ia kemudian mengambil semua kambing-kambing itu tanpa menyisakan satu pun buatku. Aku biarkan perlakuannya kepadaku. Aku ridho karena memang itu bukan milikku. Demikianlah ya Allah, kebaikan yang pernah kulakukan seumur hidupku dengan ikhlas.

Maka tak berapa lama, batu besar itu pun kemudian bergeser lagi, hingga cukup besar untuk mengeluarkan badan mereka satu persatu. Akhirnya, mereka pun selamat dari maut! Manakah dari ketiga perbuatan ikhlas itu yang diterima Tuhan? Apakah  yang pertama, yang kedua, atau yang ketiga, atau ketiga-tiganya atau tidak ada satupun? Wallahualam bisawab. Ini hanya dongeng para musafir.

Siapa yang dimaksud dengan 'musafir' itu? Mereka adalah manusia biasa tetapi berniat menghambakan dirinya semata untuk mencari keridhoan Allah. Mereka adalah orang-orang yang berusaha memenangkan pertempuran yang ada di dalam dirinya. Pertempuran tiada henti untuk: melawan untuk kemudian menundukkan dan mengendalikan hawa nafsunya sendiri. Keadaan demikian, sudah cukup membuat mereka sibuk,  sehingga mereka tidak lagi memiliki kesempatan untuk memikirkan keadaan dirinya. Bahkan keluarganya, sebab yang ada di dalam benaknya hanyalah keinginan untuk mendahulukan dan/atau mengutamakan perintah Allah yang menjadi satu-satunya alasan keberadaan mereka di muka bumi ini.