Showing posts with label LINGKUNGAN. Show all posts
Showing posts with label LINGKUNGAN. Show all posts

Thursday, January 15, 2026

Bencana Sumatra, Pemerintah Tidak Mau Belajar! (Bagian 2)

Sebanyak 600 Unit Hunian Sementara, diserahkan DANANTARA
kepada pemkab Aceh Tamiang, Kamis, pekan lalu (foto:AFP).

Satu bulan setengah, sudah berlalu. Sejak bencana dahsyat banjir bandang dan tanah longsor menghantam  Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, belum menunjukkan perbaikan signifikan. Berbagai laporan di lapangan mengungkapkan betapa masih beratnya kondisi yang dihadapi rakyat di ketiga provinsi itu. 


Bencana dahsyat semacam ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Meskipun jenis, skala, dan jumlah korban jiwa berbeda, Indonesia berpengalaman menangani bencana dengan sangat baik di masa lalu, bahkan mendapatkan apresiasi dan pujian internasional. Sayangnya, pemerintah tidak mau belajar!

Sunday, December 14, 2025

Bencana Dahsyat, Dampak Kerakusan Pengusaha dan Kebodohan Penguasa (Bagian 1)

Banjir Sumatera: Bencana Ekologis Akibat Deforestasi dan Ekspansi Sawit.

 Banjir bandang di kawasan Gunung Nago, 
Padang, Sumatera (ANTARA FOTO)
      
Gila...Gilaaa! Ini benar-benar gila. Sepanjang Republik ini berdiri, baru kali ini, Indonesia mengalami bencana yang luar biasa dahsyat! Banjir bandang menghajar tiga propinsi sekaligus; Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Memporakporandakan bangunan dan seluruh lanskap kota, serta pemukiman penduduk, gedung-gedung Pemerintahan, jembatan dan jalan serta  fasilitas layanan umum lenyap seketika tersapu banjir. 

Banjir dan tanah longsor ini  juga meluluhlantakkan ribuan hektar  sawah, kebun, ladang, kolam ikan,  hewan peliharaan dan ternak, seperti: ayam, itik, kambing, kerbau dan sapi, tak terhitung lagi berapa jumlahnya. Bagaimana dengan korban jiwa manusia? 

Wednesday, February 24, 2016

Pengendali Iklim Global yang Terabaikan: Siapa Peduli Gambut?

" Simpanan karbon di kawasan gambut jauh lebih besar 
dari pada hutan primer  sehingga gambut dapat 
disebut sebagai pengendali iklim global”

Lahan Gambut
Akhir-akhir ini, kita yang tinggal di Indonesia dengan iklim tropis merasakan adanya perubahan iklim. Jika turun hujan, udara terasa lebih dingin dari biasanya, Namun kadang berubah dengan cepat menjadi panas yang membuat udara terasa gerah. Entah apa yang dirasakan oleh mereka yang tinggal di kawasan yang memiliki empat musim (?)

Benarkah telah terjadi perubahan iklim global? Kebanyakan diantara kita, memang tak mau pusing. Tapi, ada baiknya kita telisik sedikit, soal hutan kita. Khususnya kawasan hutan gambut.

Mengapa Gambut?
Indonesia memiliki lahan gambut yang sangat luas, sekitar 9-11% dari luas daratan di Indonesia.2Dan merupakan negara keempat dengan lahan gambut terbesar di dunia setelah Kanada, Rusia dan USA. Sebagian besar lahan gambut terdapat di Papua, Sumatera dan Kalimantan yang terletak di 12 Provinsi.

Thursday, November 19, 2015

Are You PROPER?

Menimbang Perusahaan/Industri Ramah atau Jahat Terhadap Lingkungan (1)

''Siapa mengambil, dia harus memberi. Jika Anda mengambil tetapi tidak memberi, Anda pantas  dipermalukan di mata publik,''  

Bumi yang rentan, ditangan Anda
Itulah kira-kira pelajaran menarik, yang saya temukan dari rak lemari clouding-nya  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan yang disingkat PROPER.

PROPER kini jadi semacam instrumen untuk memantau perusahaan/industri di tanah air. Apakah mereka sudah patuh, taat aturan terkait dengan kelestarian lingkungan atau belum atau justru bandel dan tidak peduli terhadap segala limbah yang mereka buang? Bisa jadi, juga malah sudah melebihi  dari ketaatan yang dipersyaratkan (beyond compliance)?